Perkuat Organisasi, IWO Kepri Matangkan Kepengurusan dan Program Kerja

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) periode 2026–2031 mulai tancap gas. Organisasi wartawan online tersebut menggelar rapat perdana bersama jajaran pengurus sebagai langkah awal memperkuat organisasi dan menyusun program kerja.

Rapat perdana ini digelar setelah IWO Kepri menerima Surat Keputusan (SK) Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) Nomor 227/SK/PP-IWO/VII/2026 yang ditandatangani Ketua Umum IWO Dwi Christianto dan Sekretaris Jenderal Edi Winarto di Jakarta pada 24 Juli 2026.

Momentum tersebut menjadi langkah awal IWO Kepri untuk menyatukan gerak organisasi di tujuh kabupaten/kota se-Kepri. Sejumlah agenda strategis langsung dibahas, mulai dari pembenahan internal hingga konsolidasi dengan jajaran IWO di daerah.

BACA JUGA:  OPINI REDAKSI: Memisahkan Kepentingan Bisnis dan Redaksi untuk Menjaga Kemerdekaan Pers

Dua pekerjaan utama menjadi prioritas, yakni merampungkan susunan kepengurusan serta membangun komunikasi dan koordinasi dengan IWO di tujuh kabupaten/kota.

Selain itu, jajaran pengurus juga mulai mematangkan program kerja sebagai turunan dari visi dan misi IWO Kepri periode 2026–2031.

Ketua IWO Kepri, Aidil Fitra Nasution, mengatakan rapat perdana tersebut menjadi titik awal untuk membangun organisasi yang solid dengan arah kerja yang jelas.

“Kita tidak ingin IWO hanya menjadi nama atau sekadar struktur organisasi. Harus ada gerakan dan program yang nyata. Kita ingin IWO Kepri menjadi rumah bersama bagi wartawan online, sekaligus ikut mendorong profesionalisme dan kualitas pers di Kepri,” ujar Aidil.

BACA JUGA:  Kapal Berbendera Tanzania Bawa 2,6 Ton Sabu Cair, Dibekuk Bea Cukai dan BNN di Kepri

Ia menegaskan, konsolidasi dengan tujuh kabupaten/kota akan menjadi salah satu agenda penting IWO Kepri ke depan.

“Kita akan membangun komunikasi dari bawah. Tujuh kabupaten/kota harus menjadi bagian dari satu gerakan. Tidak boleh ada sekat antara provinsi dan daerah. Kita ingin semuanya berjalan bersama dengan visi yang sama,” katanya.

Menurut Aidil, perkembangan media digital saat ini membuat wartawan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Karena itu, organisasi wartawan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan etika dan prinsip jurnalistik.

BACA JUGA:  Polda Kepri Perkuat Antisipasi Karhutla, Pelaku Pembakaran Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp10 Miliar

“Visi dan misi jangan hanya berhenti di atas kertas. Harus diterjemahkan menjadi program yang bisa dirasakan manfaatnya oleh anggota dan juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tegasnya.

Rapat konsolidasi perdana tersebut dihadiri Ketua IWO Kepri Aidil Fitra Nasution, Sekretaris Andi Samsudin, Bendahara Hidayat, Ketua Etik Rudiarjo Pangaribuan, serta sejumlah ketua bidang, yakni Ika Ratna Dewi, Damri, Iskandar dan Eko.

Kepengurusan IWO Kepri selanjutnya akan terus dimatangkan. Penguatan komunikasi dengan jajaran IWO di daerah juga menjadi bagian dari upaya membangun organisasi yang solid, profesional dan responsif terhadap perkembangan dunia pers digital. (Btm/r)

  • Bagikan