ALHAMDULILLAH, Kabut Asap Menghilang, Langit Batam Kembali Biru

  • Bagikan
Langit biru dengan awan putih terlihat cerah di kawasan Puskesmas Sagulung, Sei Lekop, Batam, Selasa (27/10/2026) pukul 10.13 WIB. Kabut asap yang sebelumnya menyelimuti Kota Batam tak terlihat dalam pantauan - btm.co.id

BTM.CO.ID, BATAM – Kabut asap yang sebelumnya menyelimuti Kota Batam kini terpantau menghilang. Langit biru dengan awan putih terlihat jelas di sejumlah kawasan Batam, Selasa (27/10/2026) siang.

Pantauan BTM.CO.ID sekitar pukul 10.13 WIB, langit Kota Batam tampak cerah. Kabut asap yang sebelumnya mengurangi jarak pandang tidak terlihat dalam pantauan tersebut.

Kondisi ini disambut gembira warga Batam yang berharap kualitas udara terus membaik sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan nyaman.

BACA JUGA:  NEWS VIDEO: Ketua LSM LIRA Kepri Yusril Koto Ditankap Polisi, Diduga Peras Pengusaha untuk Takedown Berita

“Alhamdulillah, ya. Langit sudah cerah, warna biru. Kabut asap pun tak ada lagi,” ujar seorang warga Batam.

Sementara itu, berdasarkan informasi pada laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), grafik riwayat konsentrasi partikulat PM2.5 di Batam pada 27 Oktober 2026 menunjukkan kategori kualitas udara sedang.

BACA JUGA:  Polisi Bersama Masyarakat, Polresta Barelang Salurkan Air Bersih untuk Warga Tanjung Piayu Batam

PM2.5 merupakan partikel udara berukuran kurang dari atau sama dengan 2,5 mikrometer. Partikel berukuran sangat kecil ini menjadi salah satu indikator yang digunakan untuk memantau kualitas udara.

Pengukuran konsentrasi PM2.5 dinyatakan dalam mikrogram per meter kubik (µg/m³), salah satunya menggunakan metode pemantauan berbasis pelemahan sinar beta atau Beta Attenuation Monitoring.

BACA JUGA:  NEWS VIDEO: Wujudkan Green Policing, Kapolda Kepri Tanam 1.000 Bibit Mangrove

Meski langit Batam tampak cerah dan kabut asap tidak terlihat dalam pantauan tersebut, masyarakat tetap diimbau memperhatikan informasi kualitas udara dari BMKG.

Pasalnya, kondisi langit yang terlihat cerah tidak selalu menunjukkan bahwa konsentrasi partikulat di udara telah berada pada tingkat yang sepenuhnya baik.

Masyarakat dapat memantau perkembangan kualitas udara melalui laman resmi BMKG. (Btm/ddr)

  • Bagikan