NEWS VIDEO: Persembunyian DPO Basri Lewaimang di Johor Malaysia Terkuak, Kini Ditahan Bareskrim

  • Bagikan
Persembunyian DPO Basri Lewaimang di Johor Malaysia Terkuak, Kini Ditahan Bareskrim

BTM.CO.ID, BATAM – Basri Lewaimang, yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus dugaan peredaran narkotika, diamankan di Johor, Malaysia. Basri kemudian tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (20/8/2026) sore.

Basri tiba sekitar pukul 17.18 WIB. Ia terlihat mengenakan baju lengan panjang berwarna hitam dengan kedua tangan dalam kondisi diborgol saat digiring menuju Gedung Bareskrim Polri.

Saat tiba, Basri tidak memberikan keterangan kepada awak media. Ia memilih bungkam ketika dibawa masuk untuk menjalani pemeriksaan.

Kanit III Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kompol Drago, sebelumnya menyampaikan bahwa Basri diamankan sekitar pukul 00.30 waktu Malaysia.

Penangkapan tersebut menjadi langkah lanjutan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dalam mengungkap jaringan dugaan peredaran narkotika yang berkaitan dengan sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kota Batam.

Basri sebelumnya disebut memiliki keterkaitan dengan pengelolaan sejumlah tempat hiburan malam, termasuk HH Club dan Planet 3.0 Pub & KTV di Batam. Penyidik saat ini masih mendalami sejauh mana peran dan keterlibatan Basri dalam perkara tersebut.

Nama Basri mencuat setelah ditetapkan sebagai DPO Bareskrim Polri. Ia diduga memiliki peran sebagai koordinator di sejumlah tempat hiburan malam yang menjadi bagian dari penyelidikan kasus narkotika.

Sebelumnya, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan penggerebekan di HH Club, Planet 3.0 Pub & KTV, pada Senin (10/8/2026) dini hari.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan 32 orang yang terdiri dari pihak yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika, termasuk pengedar, penyuplai hingga pihak manajemen.

Petugas juga menyita lebih dari 700 butir obat terlarang dari berbagai merek serta uang tunai lebih dari Rp200 juta yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika.

Kini, Basri telah berada di Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap peran, keterlibatan, jaringan, serta kemungkinan aliran dana dalam perkara tersebut.

Pengembangan perkara diharapkan dapat mengungkap lebih jauh jaringan peredaran narkotika yang diduga beroperasi di sejumlah tempat hiburan malam di Batam. (BTM/ddr)

  • Bagikan
Exit mobile version