Menelusuri Jejak Basri Lewaimang: Dari Pengamanan di Lingkungan Planet hingga DPO Kasus Narkotika P1, P2 dan P3

  • Bagikan
Basri Lewaimang sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Bareskrim Polri - btm.co.id/ist

BTM.CO.ID, BATAM – Penetapan Basri Lewaimang sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Bareskrim Polri membuka perhatian baru terhadap sosok yang selama bertahun-tahun disebut memiliki aktivitas di lingkungan bisnis hiburan malam di Kota Batam.

Basri, pria kelahiran Alor, 1 Oktober 1975, tercatat dalam Surat DPO Nomor DPO/134/VIII/2026/Dittipidnarkoba.

Dalam perkara tersebut, Basri disebut berkaitan dengan kasus peredaran narkotika. Status dan peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut tetap menjadi kewenangan penyidik untuk dibuktikan melalui proses hukum.

Namun, di luar perkara narkotika, penelusuran terhadap rekam jejak Basri membawa pada pertanyaan yang lebih luas mengenai lingkungan bisnis tempat ia pernah beraktivitas, khususnya jaringan usaha yang dikenal publik sebagai Group Planet Batam.

Dari Pengamanan hingga Disebut Memiliki Pengaruh

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Basri mengawali aktivitasnya di lingkungan Group Planet dari bidang pengamanan.

Dari posisi tersebut, namanya kemudian disebut semakin dikenal dalam lingkungan sejumlah unit usaha hiburan malam yang menggunakan nama Planet, termasuk Planet 1, Planet 2 dan Planet 3.

Perubahan posisi dan pengaruh Basri di lingkungan tersebut menjadi salah satu aspek yang menarik untuk ditelusuri, terutama setelah Bareskrim Polri menetapkannya sebagai DPO dalam perkara narkotika.

Meski demikian, sejauh mana posisi Basri dalam struktur bisnis maupun operasional setiap unit usaha tersebut perlu dibedakan dari dugaan keterlibatannya dalam perkara pidana.

Kedudukan seseorang dalam sebuah perusahaan atau lingkungan usaha tidak secara otomatis membuktikan keterlibatan dalam tindak pidana.

Planet Holiday dan Struktur Pengelolaannya

Salah satu nama usaha yang berkaitan dengan jaringan Planet adalah Planet Holiday Hotel & Residence Batam.

Berdasarkan dokumen struktur organisasi yang diperoleh redaksi, tercantum nama Karto sebagai Presiden Komisaris.

  • Bagikan
Exit mobile version