Di Tengah Kasus Hukum, Basri Lewaimang Dikenang Orang Baik Rajin Salat dan Jadi Imam di Masjid

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Di tengah penetapan Basri Lewaimang sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Bareskrim Polri terkait perkara narkotika, sosoknya justru mendapat dukungan dari sejumlah warganet di media sosial TikTok dan Instagram.

Sejumlah netizen di Batam mengaku mengenal Basri sebagai sosok yang kerap membantu masyarakat. Bahkan, beberapa warganet membagikan pengalaman pribadi mereka saat berinteraksi dengan Basri, termasuk ketika beribadah bersama.

Pemilik akun TikTok @Borlub Namanja menuliskan dukungannya melalui kolom komentar.

“Ya Allah… lindungi orang baik ini, anak yatim ini semua sekolahnya bapak tua yang biayainnya.”

Komentar lain datang dari seorang warganet yang mengaku pernah melaksanakan salat bersama Basri.

“Aku pernah solat berdua sama Pak Basri, beliau jadi imamnya. Anehnya, aku belum tahu kalau itu Pak Basri.”

BACA JUGA:  Ketika Laut Mulai Dikapling: Batam Membutuhkan Tata Kelola, Bukan Sekadar Penertiban

Sementara akun @Lewis Kanata mengaku sering satu saf dengan Basri di masjid.

“Sering 1 saf, kadang sebelahan sama beliau di Masjid Greenland, sering salaman juga sama beliau.”

Warganet lainnya juga mengaku memiliki kenangan dengan Basri sebelum dirinya datang ke Batam.

“Masih ingat sebelum ke Batam, Bapa Basri singgah ke rumah orang tua saya di Medan untuk melanjutkan perjalanannya ke Batam.”

Dukungan tersebut muncul setelah Bareskrim Polri menetapkan Basri Lewaimang sebagai DPO. Pria kelahiran Alor, 1 Oktober 1975, itu tercatat dalam Surat DPO Nomor DPO/134/VIII/2026/Dittipidnarkoba.

BACA JUGA:  HEBOH! Basri Lewaimang Dikabarkan Ditangkap Bareskrim, Ini Kata Kabid Humas Polda Kepri

Dalam perkara tersebut, Basri disebut berkaitan dengan kasus peredaran narkotika di lingkungan Planet Group Batam. Namun, status hukum dan peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut tetap harus dibuktikan melalui proses penyidikan dan mekanisme hukum yang berlaku.

Di tengah pencarian terhadap Basri, Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian dan Pastoral Migran Perantau (KKPPMP), Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus atau Romo Paschal, meminta Basri kembali ke Indonesia dan menghadapi proses hukum.

Dalam wawancara dengan Tim Redaksi Rabu (19/8/2026), Romo Paschal meminta Basri memberikan penjelasan secara terbuka terkait perkara yang menjeratnya.

“Basri, pulanglah ke Indonesia dan hadapi proses hukum dengan berani. Kalau memang merasa tidak bersalah, buktikan di hadapan hukum,” ujar Romo Paschal.

BACA JUGA:  Buntut Instruksi Nusron Wahid, Pantai New Ocarina Batam Kini Gratis! Pengunjung Cukup Bayar Parkir

Romo Paschal juga meminta agar proses penyidikan tidak berhenti pada satu atau beberapa orang saja apabila memang ditemukan pihak lain yang memiliki keterkaitan dalam perkara tersebut.

Di sisi lain, dukungan warganet terhadap Basri menunjukkan bahwa sosok tersebut memiliki sejumlah relasi dan dikenal oleh sebagian masyarakat Batam karena aktivitas sosial maupun keagamaannya.

Meski demikian, dukungan publik maupun berbagai kesaksian di media sosial tidak menghapus proses hukum yang sedang berjalan. Penentuan mengenai keterlibatan, kesalahan, maupun status hukum Basri sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum dan pengadilan berdasarkan alat bukti serta proses hukum yang berlaku. (BTM/ddr)

  • Bagikan