NEWS VIDEO: Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Hadiri Tepuk Tepung Tawar Kabareskrim Polri dan Kapolda Kepri

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Iman Sutiawan, menghadiri prosesi upacara adat Tepuk Tepung Tawar bagi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.) Asep Safrudin selaku Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri dan Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.) Suhendri selaku Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepri.

Prosesi adat tersebut berlangsung di Mapolda Kepri, Nongsa, Kota Batam, Jumat (9/10/2026).

Tepuk Tepung Tawar merupakan tradisi luhur masyarakat Melayu yang sarat makna. Tradisi ini menjadi simbol doa, restu, dan harapan agar seseorang senantiasa diberikan keselamatan serta keberkahan dalam menjalankan tugas pengabdian.

BACA JUGA:  NEWS VIDEO: Temuan Ombudsman di Lapas Perempuan Batam: Overkapasitas, Dugaan Pungli hingga Hak Anak Disorot

Di balik setiap percikan air dan taburan tepung tawar, tersimpan nilai-nilai kearifan lokal yang mengajarkan pentingnya adab, penghormatan, serta doa dalam setiap langkah kehidupan.

Iman Sutiawan menyampaikan ucapan selamat kepada Komjen Pol. Asep Safrudin dan Irjen Pol. Suhendri atas amanah yang diemban. Ia berharap keduanya senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas.

BACA JUGA:  3 Penumpang Batam-Jakarta Diciduk, Bea Cukai Batam Sita 490 Gram Methamphetamine

“Selamat mengemban amanah dan melanjutkan pengabdian. Semoga Komjen Pol. Asep Safrudin dan Irjen Pol. Suhendri senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kebijaksanaan dalam menjalankan tugas, menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ucap Iman.

Ia juga berharap pengabdian keduanya dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Semoga setiap langkah pengabdian senantiasa membawa manfaat, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan rasa aman dan keadilan bagi negeri,” ujarnya.

BACA JUGA:  Hasil Pengawasan Keimigrasian di KEK Tanjung Sauh: Dokumen 145 TKA Terverifikasi, 1.800 Pekerja Lokal Terserap

Melalui prosesi adat Tepuk Tepung Tawar ini, nilai-nilai budaya Melayu kembali ditegaskan sebagai bagian dari kearifan lokal yang menjunjung tinggi doa, penghormatan, dan harapan baik bagi setiap insan yang mengemban amanah.

Tradisi tersebut juga menjadi simbol dukungan moral agar para pejabat yang menerima Tepuk Tepung Tawar dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi keamanan dan kepentingan masyarakat. (Btm/ddr)

  • Bagikan