BTM.CO.ID, BATAM – Pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di kawasan Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau, resmi dimulai. Prosesi groundbreaking dan pemasangan tiang pancang perdana dilaksanakan pada Kamis (24/9/2026).
Sekolah yang dibangun di atas lahan seluas 18,5 hektare tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak di wilayah Rempang dan Galang.
Pembangunan dilaksanakan oleh Yayasan Sekolah Merah Putih dengan dukungan pemerintah dan sektor swasta melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Sekolah Terintegrasi Merah Putih nantinya akan menyediakan jenjang pendidikan mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Sejumlah fasilitas juga disiapkan dalam kawasan sekolah tersebut, antara lain Gedung Olahraga dan Serbaguna, masjid dan gedung peribadatan, ruang ibadah, asrama murid dan guru, perpustakaan pusat, kantin, kolam renang standar olimpik, lapangan sepak bola, basket dan voli.
Selain itu, kawasan sekolah juga dilengkapi kantor yayasan dan ruang pertemuan, area parkir tamu dan bus yang luas serta danau.
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih merupakan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta.
“Pembiayaan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang ini kurang lebih Rp158 miliar. Pembiayaannya murni dari dana CSR pengusaha melalui yayasan,” ujar Amsakar.
Menurutnya, dukungan dari para donatur juga cukup besar. Bahkan, dana sekitar Rp60 miliar disebut berhasil terkumpul dalam waktu singkat.
“Dana ditransfer langsung dari donatur pengusaha ke rekening yayasan. Dalam jangka waktu lebih dari dua jam, terkumpul Rp60 miliar,” katanya.
Amsakar berharap keberadaan sekolah tersebut dapat memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari wilayah hinterland Batam, termasuk Rempang, Galang dan Belakang Padang.
“Bisa menampung anak-anak wilayah hinterland. Harapan kita agar menciptakan anak-anak unggul dan menjawab tantangan di depan kita. Kita satukan hati mendukung kebijakan ini, pada akhirnya akan berguna bagi anak-anak ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas.
“Harapan kami, Indonesia Emas harus dihasilkan SDM yang handal, terutama dari anak-anak hinterland, Belakang Padang, Rempang dan Galang,” katanya.
Amsakar juga menyebut rencana pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang telah mendapat apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto.
“Apa yang kita rencanakan, Sekolah Merah Putih ini mendapat apresiasi dari Presiden Prabowo. Kita sampaikan peresmian Sekolah Terintegrasi Merah Putih ini diresmikan Prabowo,” pungkasnya. (Btm/ddr)








