BP Batam dan Danantara Bahas Investasi, Siap-Siap Triliunan Rupiah Masuk Batam

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, bersama Anggota Bidang Investasi dan Pengusahaan (Deputi IV) BP Batam, Fary Djemy Francis, beserta jajaran, melakukan silaturahmi dan diskusi bersama jajaran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BP Batam dan Danantara Indonesia dalam mendorong perkembangan Kota Batam, khususnya di sektor investasi, energi, infrastruktur, hingga pengelolaan lingkungan.

Dalam pertemuan itu, Li Claudia Chandra bertemu langsung dengan Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria. Keduanya membahas berbagai peluang kolaborasi serta perkembangan Batam ke depan.

BACA JUGA:  DEAR WARGA BATAM: Amsakar dan Li Claudia Pastikan Pemulihan Air Muka Kuning Dikawal hingga Normal

Li Claudia mengatakan, pertemuan tersebut menjadi ruang yang baik untuk bertukar pandangan sekaligus membangun komunikasi dan sinergi yang lebih kuat antara BP Batam dan Danantara Indonesia.

“Pertemuan ini dengan Danantara menjadi ruang yang baik untuk bertukar pandangan, membangun sinergi, serta berdiskusi mengenai berbagai peluang dan perkembangan Kota Batam ke depan,” ujar Li Claudia.

Ia berharap komunikasi dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Batam.

“Semoga kolaborasi dan komunikasi yang terjalin dapat terus memperkuat langkah bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, dan pembangunan Batam yang semakin maju,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota

Sejalan dengan itu, investasi yang melibatkan ekosistem perusahaan BUMN dan Danantara Indonesia selama ini turut mewarnai perkembangan Batam. Sejumlah sektor strategis seperti telekomunikasi, kelistrikan, teknologi, hingga pengelolaan lingkungan menjadi bagian dari peluang investasi yang terus dikembangkan.

Sektor energi juga menjadi salah satu perhatian, seiring kebutuhan listrik yang terus meningkat untuk mendukung pertumbuhan industri dan investasi, termasuk aktivitas perusahaan dengan Penanaman Modal Asing (PMA) di Batam.

Selain energi, pengelolaan sampah juga menjadi salah satu sektor yang berpotensi dikembangkan melalui investasi. Salah satu konsep yang tengah mendapat perhatian adalah pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste to energy (WTE).

BACA JUGA:  Naik Pancung hingga Santap Rajungan, Momen Hangat Li Claudia Bersama Warga Kampung Bagan

Pengembangan tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan Batam untuk memperkuat infrastruktur perkotaan sekaligus mencari solusi berkelanjutan terhadap persoalan sampah.

Dengan semakin terbukanya peluang kolaborasi antara BP Batam, Danantara Indonesia, BUMN, dan investor, Batam diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan investasi strategis di Indonesia. (Btm/ddr)

  • Bagikan