NEWS VIDEO: Presiden Prabowo Resmikan Motor Listrik Nasional , Dorong Industri Kendaraan Listrik Dalam Negeri

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BEKASI – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional (MOLINAS) di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam memperkuat industri kendaraan listrik nasional sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi di dalam negeri.

Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan industri motor listrik nasional, mulai dari perusahaan swasta, BUMN, akademisi hingga para pakar.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur, perusahaan swasta, BUMN, akademisi, para pakar yang bersama-sama dalam Indonesia Incorporated memajukan industri dalam negeri,” ujar Prabowo.

Menurutnya, keberanian pelaku industri untuk mengembangkan kendaraan listrik harus diapresiasi. Ia menilai kolaborasi menjadi kunci menghadapi persaingan industri otomotif global, termasuk dari Jepang.

BACA JUGA:  NEWS VIDEO: Airlangga: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen pada Semester II 2026

“Kita lihat ada tekad. Kita hargai, kita berikan selamat atas inisiatif dan keberanian. Yang kuat harus bersatu. Saingan berat dari Jepang, kalian berani,” katanya.

Prabowo juga menegaskan bahwa pengembangan kendaraan listrik memiliki kepentingan strategis bagi Indonesia, terutama untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi dari luar negeri.

“Saya lihat ini kepentingan nasional. Kita butuh tidak tergantung pada energi pihak luar,” tegasnya.

Ia menyebut Indonesia memiliki sumber daya alam yang besar yang dapat mendukung proses transisi dari kendaraan berbahan bakar minyak menuju kendaraan listrik.

“Indonesia memiliki sumber daya yang luar biasa. Cara ini, motor beralih ke listrik. Dengan motor, mobil, traktor listrik, kita akan lebih aman dan sejahtera,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kepala Staf Kepresidenan: Pancasila Kian Relevan di Tengah Tantangan Era Digital

Prabowo mengungkapkan, belanja Indonesia untuk bahan bakar minyak (BBM) mencapai lebih dari US$30 miliar setiap tahun. Karena itu, pemerintah berkomitmen mempercepat peralihan menuju energi listrik.

“Uang untuk BBM kita melebihi US$30 miliar tiap tahun. Kita bertekad untuk mengurangi dan beralih ke tenaga listrik,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan target pengembangan penggunaan motor listrik secara bertahap. Ia menyebut telah menandatangani program untuk 20.000 unit motor listrik dan menargetkan jumlah tersebut terus meningkat hingga ratusan ribu bahkan jutaan unit.

“Hari ini telah saya tanda tangani, untuk 20.000 motor kelompok Indika. 200 ribu dan 2 juta, saya datang lagi,” ucapnya.

Untuk mempercepat adopsi motor listrik oleh masyarakat, pemerintah juga akan mendorong skema pembiayaan yang lebih ringan. Prabowo menyebut bunga cicilan akan diturunkan dan masyarakat diarahkan agar dapat memperoleh motor listrik tanpa uang muka.

BACA JUGA:  LIVE STREAMING: Presiden Resmikan 3.395 Jembatan TNI-Polri dan 3.000 Sumber Air Bersih

“Bunga cicilan kita turunkan untuk rakyat. Tidak pakai DP,” katanya.

Prabowo juga menekankan keuntungan penggunaan motor listrik dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin, terutama dari sisi biaya operasional.

“Coba rasakan sendiri. Hemat 50 persen, bahkan 70 persen,” ujarnya.

Selain pembiayaan, pemerintah juga mendorong skema tukar tambah kendaraan lama dengan motor listrik baru untuk memudahkan masyarakat beralih ke kendaraan listrik.

“Tukar tambah. Setor motor lama akan dapat motor baru,” kata Prabowo.

Peresmian MOLINAS di Cikarang tersebut menandai komitmen pemerintah untuk memperkuat industri kendaraan listrik nasional, sekaligus mendorong penggunaan produk dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. (Btm/ddr)

  • Bagikan