Li Claudia Chandra Hadiri Pelantikan Pengurus HKTI Kepri, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepulauan Riau periode 2026–2031 di Hotel Harmoni One, Batam, Senin (29/6/2026).

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Sudaryono. Pelantikan ditandai dengan penyerahan bendera pataka sebagai simbol dimulainya masa pengabdian kepengurusan baru.

Dalam kesempatan tersebut, Li Claudia Chandra menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus DPD HKTI Kepulauan Riau yang baru dilantik.

BACA JUGA:  BP Batam Kebanjiran Investor, Proyek Data Centre US$1 Miliar Siap - Siap Masuk Batam

“Melalui pelantikan pengurus baru ini, HKTI Kepulauan Riau diharapkan semakin solid dalam memperjuangkan kepentingan petani, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional,” ujar Li Claudia.

Ia berharap pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran HKTI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh wilayah Kepulauan Riau.

BACA JUGA:  BP Batam Cetak Sejarah, Anggaran Tahun 2027 Tak Lagi Bergantung pada APBN

Menurut Li Claudia, sinergi antara pemerintah dan organisasi petani menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian, termasuk upaya mewujudkan kemandirian pangan di daerah.

Sementara itu, Ketua DPD HKTI Kepulauan Riau periode 2026–2031, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan bahwa kepengurusan yang baru akan fokus mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto maupun pemerintah daerah.

BACA JUGA:  BP Batam Evaluasi Struktur Biaya Logistik, Pastikan Efisiensi dan Daya Saing Tetap Terjaga

Dengan kepengurusan periode 2026–2031, HKTI Kepulauan Riau diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. (Btm/ddr)

  • Bagikan