Amsakar: Pembangunan Rumah Al-Qur’an Tegaskan Identitas Batam sebagai Bandar Madani

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Al-Qur’an Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Batam di Jalan Tiban McDermott, Tiban Indah, Sekupang, Batam, Sabtu (22/11/2025).

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada BWI yang telah menginisiasi pembangunan pusat pembelajaran Al-Qur’an tersebut. Menurutnya, hal ini merupakan investasi akhirat sekaligus bukti bahwa visi Batam sebagai Bandar Madani telah mengakar dalam kehidupan masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Syamsul Paloh yang telah mewakafkan lahannya untuk pembangunan Rumah Al-Qur’an ini. Semoga keberadaannya melahirkan lebih banyak anak-anak yang belajar, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an di Kota Batam,” ujar Amsakar.

BACA JUGA:  Pengukuhan Pengurus KBKK Batam, Amsakar Ajak Warga Kampar Perkuat Persatuan dan Bangun Batam

Ia menegaskan bahwa status Batam sebagai kota industri tidak berarti masyarakat mengesampingkan nilai spiritual. Menurutnya, antusiasme warga dalam kegiatan keagamaan dan berkembangnya rumah tahfiz di berbagai wilayah menjadi bukti kuat bahwa nilai religius tumbuh selaras dengan pembangunan ekonomi.

BACA JUGA:  96 Peserta PKA Sumatera Selatan Belajar Inovasi Pelayanan Publik di Kota Batam

“Asumsi bahwa kota industri jauh dari nilai spiritual tidak berlaku di Batam. Visi Madani sudah hadir dan terlaksana hingga ke akar rumput. Ini sangat membanggakan,” ucapnya.

Amsakar menyebut tiga komponen penting yang harus berjalan seimbang untuk membentuk pribadi yang paripurna, yakni intelektual, spiritual, dan emosional. Karena itu, program keagamaan seperti yang dilakukan BWI perlu didukung bersama.

BACA JUGA:  Yusfa Hendri: Pembangunan Sarana Kelurahan Harus Transparan dan Bebas Korupsi

“Insyaallah pembangunan ini kami dukung penuh. Ini bagian dari ikhtiar mulia untuk membina generasi berkarakter,” katanya.

Selain itu, Amsakar juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung pemerintah dalam penyelesaian persoalan di Batam, termasuk penanganan sampah yang saat ini menjadi perhatian serius.

“Kita sudah mengambil langkah-langkah konkret. Mari saling menguatkan, bersinergi, dan berkolaborasi demi Batam yang kita cintai,” tutupnya. (btm/r)

  • Bagikan