Gegara Terserempet Kendaraan, Pengendara Motor Dipukul Tiga Orang, KDM: Jangan Dibawa Damai

  • Bagikan

BTM.CO.ID, PURWAKARTA – Video aksi pemukulan terhadap seorang pengendara sepeda motor di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, viral di media sosial. Peristiwa tersebut diduga dipicu persoalan kendaraan yang saling bersenggolan di jalan.

Dalam video yang beredar, terlihat tiga orang terlibat dalam aksi pemukulan terhadap pengendara motor. Korban tampak tidak melakukan perlawanan meski mendapat tindakan kekerasan.

Dalam informasi yang beredar, para pelaku juga disebut membawa senjata tajam saat kejadian. Peristiwa tersebut kemudian mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau Kang Dedi Mulyadi (KDM).

BACA JUGA:  NEWS VIDEO: Bea Cukai Sita 30 Kontainer Senilai Rp27,3 Miliar, Modus Penyelundupan Beras Disamarkan dalam Kemasan Garam

KDM meminta agar tindakan kekerasan tersebut diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Ia menilai persoalan kelalaian atau insiden di jalan raya tidak semestinya diselesaikan dengan kekerasan.

“Kelalaian di jalan raya, tidak mesti dibalas dengan tindakan kekerasan sok jagoan. Untuk itu terima kasih Satreskrim Polres Purwakarta telah mengamankan pelaku pemukulan,” ujar KDM dikutip btm.co.id di instagram resmi @dedimulyadi71 minggu (27/9/2026).

BACA JUGA:  NEWS VIDEO #2: Presiden Prabowo Menjawab, Sejumlah Isu Nasional Dibahas Bersama Pimpinan Redaksi dan Jurnalis

KDM juga meminta agar perkara tersebut tidak diselesaikan hanya melalui jalur perdamaian. Menurutnya, tindakan kekerasan yang dilakukan secara arogan perlu diproses sesuai hukum.

“Jangan dibawa damai karena tindakan arogan, tidak hanya klarifikasi dan minta maaf,” katanya.

Ia juga menyampaikan keinginannya untuk bertemu langsung dengan korban pemukulan tersebut.

BACA JUGA:  NEWS VIDEO: Reshuffle Kabinet Prabowo: Purbaya Lengser, Suahasil Nazara Jadi Menkeu

“Untuk korban pemukulan, alamatnya di mana? Saya ingin bertemu,” ujar KDM.

Sementara itu, Satreskrim Polres Purwakarta disebut telah mengamankan para pelaku untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah video kejadian beredar luas di media sosial. Polisi selanjutnya akan mendalami rangkaian kejadian, termasuk pemicu perselisihan, tindakan kekerasan, serta dugaan penggunaan senjata tajam dalam peristiwa tersebut. (Btm/ddr)

  • Bagikan