BTM.CO.ID, BATAM – Pemerintah Kota Batam mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan penumpukan sampah dengan membangun sebanyak 300 Tempat Penampungan Sementara (TPS) atau bak sampah komunal di berbagai kawasan permukiman dan perumahan.
Program yang telah dianggarkan pada tahun ini tersebut diharapkan menjadi solusi dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata dan efektif, sekaligus mengurangi penumpukan sampah di depan rumah warga.
Melalui skema baru ini, sampah rumah tangga akan dikumpulkan terlebih dahulu di TPS atau bak komunal yang berada di lingkungan perumahan.
Selanjutnya, pengelolaan dan pengaturan pengumpulan sampah dari rumah – rumah warga ke TPS akan dilakukan oleh pengurus RT/RW atau pengelola lingkungan setempat.
Dengan sistem tersebut, proses pengangkutan sampah oleh petugas menjadi lebih efektif dari segi waktu dan operasional, serta dapat meminimalkan tumpukan sampah yang selama ini kerap terlihat di depan rumah warga.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Dohar Mangalando Hasibuan, mengatakan penerapan pola baru ini masih menghadapi sejumlah tantangan karena sebagian masyarakat belum terbiasa dengan sistem pengelolaan sampah berbasis TPS komunal.
“Masih ada masyarakat yang ragu apakah pemerintah dapat mempercepat pengangkutan sampah dari TPS yang telah disediakan,” ujarnya senin (1/6/2026).
Menurut Dohar, selama ini masyarakat sudah merasa nyaman dengan pola pelayanan pengangkutan sampah dari rumah ke rumah (door to door). Karena itu, perubahan sistem membutuhkan waktu dan pemahaman yang baik dari masyarakat.
“Saat ini kami sudah turun ke lapangan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Semoga ke depan ada perubahan dan masyarakat dapat menerima pola pengelolaan sampah yang baru ini,” tambahnya.
Pemko Batam berharap pembangunan 300 TPS komunal tersebut dapat menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, mempercepat proses pengangkutan sampah, serta mendukung terwujudnya Kota Batam yang sehat dan tertata. (Btm/ddr)
