20 Tim Ambil Bagian Bhayangkara Mural Festival 2021 Polda Kepri di Terowongan Pelita

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Sebanyak 20 tim seniman mural di wilayah Provinsi Kepri ambil bagian dalam Bhayangkara Mural Festival (BMF) 2021 yang digelar Pold Kepri di
Under Pass Pelita, Kota Batam, Sabtu (30/10/2021). Event tersebut merupakan bagian dari BMF 2021 yang digelar serentak di 34 provinsi di Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si, Wakil Gubernur Provinsi Kepri Hj. Marlin Agustina, Forkompinda Kepri, dan pejabat TNI-Polri.

Banner IDwebhost

Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Hj. Marlin Agustina mengapresiasi kegiatan tersebut. Provinsi Kepri ujarnya sangat mendukung kegiatan positif seperti ini.

BACA JUGA:   Lepas Jamaah Calon Haji Kloter 1 Embarkasi Batam, Jefridin: Semoga Jadi Haji Mabrur dan Mabrurah

“Kita harus menjadikan ini agenda setiap tahunnya dan atas nama pemerintahan Provinsi Kepri sekali lagi sangat mendukung kegiatan ini dan terima kasih kepada Bapak Kapolda dan jajarannya yang telah melaksanakan kegiatan Bhayangkara Mural Festival (BMF) 2021 ini,” kata Marlin.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Sementara, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S mengatakan ada sebanyak 20 tim yang mengikuti BMF 2021 yang mengangkat tema ″Peran Generasi Muda Untuk Berkreasi Dalam Menyampaikan Informasi Yang Positif Di Masa Pandemi Covid-19″.

BACA JUGA:   Air Moya Batam Ngalir Kecil Di Sagulung, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad Akan Lakukan Ini

″Dalam penilaiannya kita melibatkan penjurian dari Praktisi Mural Kepri, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam dan Pimpinan Redaksi Media,″ kata Harry Goldenhardt S.

Untuk pemilihan lokasi kegiatan BMF sendiri kata Harry, karena Terowongan (Underpass) Pelita mempunyai dinding dan wadah yang bagus, di samping itu tempat ini sering dilalui oleh masyarakat jadi semua bisa melihat apa yang disampaikan melalui mural ini.

Dalam kegiatan ini lanjutnya semua hal dapat disampaikan, mulai dari saran hingga kritik.

“Seperti yang telah disampaikan oleh Bapak Kapolri kita tidak anti dengan kritik, semua saran dan masukan yang diberikan adalah cara bagaimana masyarakat mencintai kami,” katanya.

″Dengan kegiatan ini kita berharap dapat memberikan semangat dan juga inspirasi bagi para seniman mural untuk menyampaikan pesan positif melalui lukisan mural, semoga ke depannya kegiatan ini menjadi agenda tahunan pemerintah daerah juga dapat mengakomodir kegiatan serupa,″ harapnya.(BTM/emr)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *