Ganggu Penerbangan, Lanud Hang Nadim Tertipkan Lampu Sorot di Hotel Sky One Harbour Bay Batam

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Lanud Hang Nadim Batam, menertibkan penggunaan lampu sorot yang berada di rooftop Hotel Sky One Harbour Bay Batam, Kamis (28/4/2022) malam. Pasalnya, lampu sorot yang menghujam ke langit tersebut mengganggu penerbangan Bandara Changi Singapura.

Kadisops Lanud Hang Nadim, Mayor Lek Wardoyo mengatakan informasi tersebut mereka dapatkan setelah menerima laporan dari Ditpam BP Batam, yang mendapatkan laporan dari berawal dari laporan Air Traffic Control (ATC) Singapure melalui tower Airnav Batam.

Banner IDwebhost

“Terjadi dua kali lasser attack kepada pesawat yang approach di Bandara Changi Singapure,” ungkap Wardoyo, Jumat (29/4/22) siang.

BACA JUGA:   Anugerah Gusti Raih Juara 1 Lomba Orasi "Andai Aku Jadi Calon Kepala Daerah"

Menindaklanjuti tersebut pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Awalnya, diduga berasal dari kawasan Ocarina. Namun, setelah dicek nihil. Kemudian pihaknya mendapatkan laporan lampu sorot tersebut berasal dari salah satu hotel di kawasan Harbour Bay Batuampar.

BACA JUGA:   Hanya Dengan 2.2 jt Sudah Bisa Memiliki Rumah Idaman di Central Batu Aji
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

“Ternyata benar lampu sorot tersebut berasal dari atas Hotel Sky One Harbour Bay Batam,” ungkapnya.

Managemen hotel kemudian diminta untuk segera mematikan lampu tersebut dan tak menggunakannya lagi karena mengganggu penerbangan.

Sementara itu, Komandan Lanud Hang Nadim, Letkol Pnb Iwan Setiawan, mengimbau kepada seluruh masyarakat Batam terutama pengelola gedung dan tempat hiburan, untuk tidak menggunakan laser atau lampu sorot berkekuatan besar di malam hari yang dipancarkan ke langit.

BACA JUGA:   Central Group Akan Bangun Proyek Kedua Serenity Central Berkonsep Beach Side

“Saya Mengimbau kepada seluruh masyarakat Batam atau pengelola hiburan untuk tidak menggunakan lampu sorot di malam hari yang dipancarkan ke atas, hal ini sangat berbahaya dalam dunia penerbangan. Selain silau juga mampu mengganggu konsentrasi penerbang saat melakukan pendaratan,” tegas Iwan Setiawan.(BTM /emr)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *