Nyat Kadir Hadiri Kenduri Kampung Tua Belian, Sebut Sebagai Miniaturnya Indonesia

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Anggota DPR RI, Nyat Kadir hadiri Kenduri/Ulang Tahun Kampung Tua Belian, Batam Kota, Batam, Minggu (27/3/2022) siang. Acara yang digelar di Masjid Nurul Iman, Kampung Tua Belian, Batam Kota, tersebut sekaligus syukuran penyambutan bulan suci Ramadan 1443 H.

Selain Nyat Kadir, hadir juga dalam acara tersebut Anggota DPRD Batam, Taufik Muntasir, Camat Batam Kota, Sekcam Batam Kota, Lurah Belian, sejumlah tokoh masyarakat, dan ratusan warga Kampung Tua Belian

Banner IDwebhost

Ketua Masjid Nurul Iman sekaligus ketua panitia acara, Adam mengatakan kenduri ini sudah menjadi tradisi dan digelar tiap tahunnya jelang masuknya bulan suci Ramadan. Selain sebagai bentuk syukur juga sebagai wadah silaturahmi warga Kampung Tua Belian, jelang Ramadan tiba. Sehingga bisa saling maaf memafkan.

BACA JUGA:   Bakal Bantu Promosikan Lingga, Rudi : Saya Ingin Daerah Di Kepri Seperti Batam

“Meski masih pandemi Covid-19 tapi semangat warga luar biasa. Tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah membantu baik secara moril mau pun materil sehingga acara ini terselenggara dengan baik,” kata Adam dalam sambutannya.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Dia pun mengucapkan terima kasih atas kehadiran dua wakil rakyat, Nyat Kadir dan Taufik Muntasir yang menurutnya sudah sangat dekat dengan masyarakat Kampung Tua Belian.

“Dengan hadirnya orang tua kita Dt Nyat Kadir, kami masyarakat Kampung Tua Belian tentunya sangat bangga dan berterima kasih atas kehadiran datok yang telah hadir di tengah kesibukan sebagai Anggota DPR. Selain itu kami juga sangat berterima kasih atas hadirnya Bapak Taufik Muntasir atau yang lebih dikenal warga dengan panggilan Bang Ace, selaku Anggota DPRD Batam. Kami doakan Datok (Nyat Kadir) dan Bang Ace selalu sehat,” kata Adam.

BACA JUGA:   BP Batam Gelar Sayembara Desain, Hadiah Total 50 Juta . Daftar Di Link Ini

Sementara, Nyat Kadir, mengaku bangga dengan perkembangan Kampung Tua Belian. Dia ungkapnya yang menerbitkan SK Wali Kota Batam untuk menjadikan Kampung Belian menjadi salah satu kampung tua di Batam.

“Dulu saat saya jadi wali kota masih puluhan warganya, tapi sekarang sudah ribuan. Saya lihat perkembangannya cukup pesat,” kata Nyat Kadir, didampingi RW 02 Kampung Belian, Nasri, Ketua RT 01, Adam, dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

Nyat Kadir yang juga sebagai Ketua LAM Batam juga memuji kekompakan dan kerukunan masyarakat di Kampung Tua Belian. Pasalnya, ujarnya yang tinggal di Kampung Tua Belian tak hanya suku Melayu saja tapi dari berbagai suku yang ada di Indonesia.

BACA JUGA:   Wisata Sejarah Kota Batam, Ternyata Ada Sumur Dibuat Tahun 1911 oleh Raja Ali Kelana di Pulau Buluh

Bahkan dia menyebut Kampung Tua Belian sebagai miniaturnya Indonesia.
Sehingga tak salah kata Nyat Kadir, Kampung Tua Belian dijadikan kampung percontohan sebagai Kampung Pancasila.

“Pertahankan kerukunan, selalu kompak dan tolong menolong. Itu yang membuat kampung ini akan makin maju ke depan,” pesan Nyat Kadir.

Dalam kesempatan tersebut Nyat Kadir, bersama Taufik Muntasir meninjau salah satu fasilitas umum yang ada di tempat tersebut. Dia pun berjanji akan membantu memberikan fasilitas penunjang di fasum tersebut.(BTM /emr)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *