Bos Properti PKP Batam Dilaporkan ke Polda Kepri, Diduga Terkait Intimidasi Karyawannya VA

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Direktur pengembang dan developer perumahan di Kota Batam PT. Putera Karyasindo Prakarsa (PKP) berinisial AS, dilaporkan oleh karyawannya berinisial VA karena diduga melakukan pengancaman, mencaci dan memaksa korban untuk menandatangani surat pengunduran diri. VA datang ke Polda kepri di dampingi oleh lima kuasa hukumnya pada, Selasa (22/03/2022).

Adapun lima kuasa kuasa hukum yang mendampingi VA yaitu, Bali Dalo SH., Amsal Sulaiman Lumbangaol SH., Joko Susilo SH., Lundu Tagorna Siregar SH., dan Taufik Idris SH.

Banner IDwebhost

Sebelumnya, VA dituduh oleh AS karena telah bekerjasama dan melakukan konspirasi dengan mantan Head legalnya untuk melakukan penggelapan atau korupsi dalam melaksanakan tugasnya sebagai Staff Legal di PKP. Karena merasa tidak melakukan hal tersebut, VA meminta pihak AS membuktikan tuduhan tersebut. Namun pihak AS tidak memberikan data dan bukti yang pasti terkait tuduhan tersebut. Tanpa diberi kesempatan untuk mengklarifikasi hal tersebut, VA diberhentikan secara paksa dan diminta menandatangani surat pengunduran diri dari perusahaan.

BACA JUGA:   Info Tagihan Listrik Bright PLN Batam

Kuasa Hukum VA, Bali Dalo SH., menuturkan, pihaknya melaporkan tindakan dari Direktur Properti PKP karena telah mengintimidasi kliennya. Sehingga membuat kliennya ketakutan dengan tindakannya tersebut.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

“Hari ini kita melaporkan Direktur Properti PKP AS, karena telah menuduh (310 KUHP), mengancam dengan melakukan fitnah (311 KUHP) dan memaksa kliennya untuk mengakui hal yang tidak ia lakukan (335 KUHP), lalu memecatnya secara sepihak,” ungkapnya

BACA JUGA:   Bea Cukai Batam Gagalkan Pengiriman Dua Paket Ganja Kurang dari Sepekan

Lanjut Bali Dalo, kliennya juga dituduh melakukan korupsi uang perusahaan terkait pengurusan perpanjangan UWTO tanpa dasar dan bukti yang jelas. Pihaknya juga menyayangkan sikap dari AS yang begitu arogan dalam menyelesaikan masalah.

“Laporan kita sudah masuk ke Polda Kepri, tadi VA sudah di mintai keterangan oleh penyidik. Jadi kita berharap penyidik dapat mengusut tuntas hal tersebut. Sebab, kita sangat menyayangkan sikap terlapor yang begitu arogan dalam menyelesaikan masalah dengan karyawannya,” jelasnya.

BACA JUGA:   1 Nongsa Light Golf Triathlon 2021 Diundur, Pendaftaran Peserta Masih Dibuka
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *