Literasi Digital, Menjaga Keamanan Digital Anak-Anak

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Batam, Rabu (15/9/2021) siang. Webinar tersebut bagian dari kegiatan yang diselenggarakan di wilayah Sumatera yakni di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. Ada 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital, dan Budaya Digital.

Dalam webinar tersebut Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi, memberikan sambutan pembuka sekaligus sebagai Keynote Speaker. Dia pun memberikan dukungan penuh untuk Literasi Digital Kominfo 2021.

Banner IDwebhost

Webinar kali ini membahas tentang menjaga keamanan digital anak-anak yang disampaikan oleh para narasumber yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang influencer yang akan ikut berpartisipasi.

BACA JUGA:   Jefridin Pimpin Upacara Seleksi 306 Siswa SLTA Anggota Paskibraka se Kota Batam Tahun 2024

Menurut Agustin Rahmawati, S.Psi., M.Si., Psikolog, sebagai Dosen Fakultas Psikolog Unmer Malang, menjabarkan tantangan orang tua di era digital, meliputi kemudahan akses, bebas online, anak tau banyak dibanding orang tua, duni user genarated content, serta anak ingin kebebasan. Latar belakang, meliputi akses anak di ruang digital terus meningkat, anak merupakan kelompok yang rentan terhadap kejahatan digital, serta anak-anak belum sepenuhnya paham akan ancaman yang mengintai.

BACA JUGA:   DEAR WARGA BATAM: Jika Layanan BP Batam atau Pemko Dipersulit, HM Rudi Ajak Lapor di WhatsApp Pribadinya 0811700711
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

“Hal yang harus dilakukan orang tua, antara lain menambah pengetahuan tentang perangkat digital, mengarahkan penggunaan media digital yang jelas, menyeimbangkan aktivitas dunia maya dan dunia nyata, gunakan perangkat digital sesuai kebutuhan, serta telusuri aktivitas anak di dunia maya,” kata Agustin.

Dikatakannya, pesona media baru bagi anak dan remaja, di antaranya infromasinya beragam, mampu memenuhi rasa ingin tahu, menyajikan banyak data dalam kemasan yg menarik, menyajikan tautan informasi, mudah diakses, tersedia setiap saat, serta tidak terhalang tempat dan waktu. Media sosial konten merupakan informasi yang tersedia melalui media tau produk elektronik. Konten medsos dapat pula diartikan sebagai sebuah karya cipta manusia.

BACA JUGA:   Gedung DPRD Kota Batam Fraksi Hanura Kebakaran

“Jadikan media sosial tempat bagi anak berkreasi dan berkarya, mencari informasi, mencari pelajaran untuk kebutuhan pendidikan, dan mencari koneksi untuk kemudian hari, menjadi orang tua yang bijak, dengan cara tidak melarang anak, melainkan mengarkah anak kepada kegiatan yang positif yang bisa anak eksplore di internet dan media sosial,” Agustin menyarankan.(BTM /r)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *