Mulai 25 Februari, 350 Orang Warga Batam Bebas Karantina Masuk Singapura

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Singapura akan menerapkan bebas karantina bagi pengunjung yang berasal dari Pulau Batam dan Bintan, Indonesia. Kebijakan ini dilakukan setelah Singapura berencana menerapkan vaccinated travel lane (VTL) laut di kedua wilayah itu pada 25 Februari nanti.

“Singapura sebelumnya menerapkan vaccinated travel lane (VTL) melalui jalur udara dari Bandara Soekarno-Hatta. Mulai tanggal 25 Februari diterapkan VTL Laut dari Batam dan Bintan,” ujar Duta Besar RI untuk Singapura, Suryopratomo, ketika seperti dilansir CNNIndonesia.com  Rabu (16/2/2022).

Banner IDwebhost

Suryopratomo juga mengungkapkan aturan bebas karantina ini berlaku bagi warga negara Indonesia dan Singapura.

BACA JUGA:   UKW PWI Kepri ke 14, Berkas Wajib Dikumpul 5 Juni 2022, Ini Syaratnya

“Untuk pelancong bukan dari Indonesia atau orang Singapura, harus sudah tinggal tujuh hari di Batam atau Bintan sebelum masuk Singapura,” tuturnya.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Mengutip situs resmi pemerintah Singapura, pelancong yang telah divaksinasi lengkap dari Batam dan Bintan bisa mendaftar VTL ini pada 22 Februari mendatang.

Untuk memulai program ini, Singapura mengizinkan 350 pelancong dari Terminal Feri Internasional Nongsapura (NIFT) di Batam, dan 350 orang dari Terminal Feri Bandar Bintan Telani (BBTFT).

BACA JUGA:   IPI Kepri Akan Gelar Lomba Mancing Piala Gubernur Kepri 2021, Yuk Daftar Disini

Sebelumnya, pengunjung dari Indonesia bisa masuk Singapura melalui VTL atau bebas karantina melalui jalur udara.

Sementara itu, pelancong tetap harus menjalani dua tes Covid-19. Untuk tes pertama, warga bisa memilih melakukan tes PCR atau tes Rapid Antigen yang dilakukan oleh profesional. Tes ini harus dilakukan dua hari sebelum berangkat ke Singapura dan pelancong harus mendapatkan hasil negatif.

BACA JUGA:   Selaras Program Jokowi, BP Batam Paparkan Usulan Proyek Unggulan Dalam Rakor Program BBK

Tes kedua dilakukan di Pusat Tes Cepat atau Pusat Tes Gabungan saat tiba di Singapura. Tes ini harus dilakukan dalam jangka waktu 24 jam setelah tiba di Singapura. Warga juga harus melakukan isolasi mandiri sampai hasil tes mereka diterima dan dinyatakan negatif.

Skema perjalanan VTL sendiri mengizinkan pendatang asing yang sudah vaksinasi Covid-19 lengkap dari negara-negara tertentu masuk Singapura tanpa harus menjalani karantina. ( BTM /**)

Sumber : CNN Indonesia

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *