TURUT BERDUKACITA MATINYA AIR MOYA : Warga Batam Ramai-Ramai Pasang Papan Bunga

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Papan bunga matinya air moya di kota batam terpampang di pintu masuk komplek perumahan di kota batam.

Warga Batam geram, pasalnya diwaktu tertentu Air Moya tidak mengalir samasekali di komplek rumahnya.

Banner IDwebhost

Terpantau btm.co.id, papan bunga matinya air moya di kota batam berseliweran di berbagai sosial media tak terkecuali Facebook group WAJAH BATAM ( Hot News).

Dalam keterangan Foto diunggah Netizen di Facebook, sejak lama air tidak mengalir. Mengalir hanya dua jam saja itupun kecil.

BACA JUGA:   Menjamin Kelancaran Lalu Lintas Barang, BP Batam Gelar Sosialisasi Bagi Pelaku Usaha
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Sdh 20 thn lebih Tempat Sagulung.Hifup air nya jam 23,45 mlm.seterusnya. Pgi start jam 07.00.tdk pernh Hidup. Tpi tagihan air nya Meledak..Siang kdang hidup cmn 2 jam itu pun kecil airnyw“.Tulis netizen Batam di Facebook dikutip btm.co.id kamis, (15/6/2023).

Dalam unggahan foto turut berdukacita matinya air moya, sontak dikomentari beragam warganet kota batam.

Anggota DPRD Kepri Irwansyah KECEWA BERAT Layanan Air PT Moya di Batam

Anggota Komisi 3, DPRD Kepri, H Irwansyah belum lama ini kecewa berat dengan pengelolaan air minum di Batam yang dipegang oleh PT Moya Indonesia.

BACA JUGA:   Pencanangan BIAN 2022, HM. Rudi Ingin Kesehatan Anak - Anak di Kota Batam Terjamin

Wakil rakyat dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menyayangkan kenapa BP Batam tidak bisa mencari pengelola air yang profesional dan berpengalaman. Padahal menurut Irwansyah, air minum merupakan hajat hidup yang paling utama bagi warga Batam.

BACA JUGA:   HM Rudi Kembali Dinobatkan The Best Pemimpin Inspiratif Perubahan 2022

“Saya kasihan lihat warga Batam, hari gini masih disulitkan dengan air bersih,” ungkap Irwansyah dalam video pendeknya seperti dilansir batamclick.com Minggu (9/4/2023).

Dijelaskannya, Batam ini kota modern, kota yang dibangun dengan perencanaan yang matang, buka kota tua yang terbentuk dengan sendirinya.

“Tapi ngurus air aja tak benar,” kesal Irwansyah.

Padahal menurutnya, sumber air dan instalasi penyaluran airnya sudah tersedia, namun masih saja tak bagus dalam penyalurannya. ( btm /ddr)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *