BP Batam Terbitkan Perubahan Perka SPAM Untuk Tata Layanan Air Minum

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melakukan perubahan Peraturan Kepala (Perka) BP Batam tentang Penyelenggaraan Pelayanan Sistem Penyediaan Air Minum SPAM nomor 24 tahun 2020. Dimana perubahan dilakukan terhadap beberapa poin untuk efisiensi Perka dan menyesuaikan dengan pengelolaan dan penyelenggaraan pelayanan penyediaan air minum SPAM.

Direktur BU SPAM BP Batam, Memet E Rachmat mengungkapkan perubahan itu saat dilakukan sosialisasi Perka 2 tahun 2022 tentang penyelenggaraan SPAM dan Perka BP Batam nomor 3 tahun 2022 tentang pengelolaan tarif layanan dan tata cara pengadministrasian keuangan BU SPAM di Gedung PDSI BP Batam pada Jumat (11/2/2022). Hadir para peserta perwakilan dari DPD REI, AKAINDO KEPRI,PKPAHU dan AKAINDO BATAM serta Pimpinan Unit Kerja BP Batam

Banner IDwebhost

“Peserta memberikan atensi dan masukan, yang umumnya terkait dengan peran dari instalatur. Barangkali adanya salah paham seolah-olah kita akan menghilangkan peran instalatur padahal tadi kita tegaskan tidak ada muatan atau niatan utuk menghilangkan peran bagi instalatur, hanya menempatkan peran instlatur sebagaimana perannya,” kata Memet.

Disampaikan, semangat dari Perka ini adalah untuk menata prosedur pelayanan seperti terkait dengan penyambungan baru dan peran instalatur. Sebelumnya tahapan bagi pemohon untuk mengajukan permohonan sambungan air minum, diharuskan berurusan dengan instlatur terlebih dahulu, setelah itu baru ke SPAM. Hal itu, sering menuai pertanyaan dan keluhan dari masyarakat. Hadirnya Perka baru ini supaya lebih baik kedepannya.

BACA JUGA:   Jefridin Tinjau Ruang Bermain Ramah Anak di Taman Cemara Asri Kota Batam
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

“Banyak masyarakat mengeluhkan urusan SPAM dari kerja sama mitra sebelumnya, masyarakat diminta berurusan dengan instalatur terlebih dahulu,” ungkap Memet.

Lanjutnya, dengan Perka ini masyarakat atau developer bisa langsung mengajukan permohonan ke SPAM Batam. Kemudian SPAM Batam yang selanjutnya akan mengkoordinasikan pelaksanaan sambungan air untuk pemohon.

“Jadi nanti semua pemohon pemasangan jaringan pipa SPAM baru baik itu masyarakat , developer, pengurus sarana ibadah, pendidikan, pengelola bangunan pemerintah dan lainnya mendaftar dan bayar ke SPAM sebagai penyelenggara SPAM di Batam. Setelah itu mitra penyelengara SPAM akan tunjuk siapa pelaksananya atau instalatur yang mengerjakan pemasangan pipa tersebut, itu intinya semangat dari perka yang baru ini,” terangnya.

Senada, GM SPAM Hilir BP Batam Ibrahim Koto mengungkapkan revisi Perka Penyelenggaraan SPAM dan Pengelolaan tarif layanan dan tata cara pengadministrasian keuangan BU SPAM lebih kepada upaya penataan layanan SPAM dan efektifitas pengawasan serta pengendalian kualitas pekerjaan pemasangan jaringan SPAM dengan biaya swadaya. Hadirnya revisi ini berdampak pada sejumlah pekerjaan instalatur yang tidak sesuai spesifikasi diminta mengganti dan diperbaiki.

BACA JUGA:   Bea Cukai Batam Berlakuan Registrasi IMEI yang Dibawa Penumpang dari Luar Negeri Tujuan Batam

“Proses perbaikan kembali oleh instalatur tersebut tidaklah mudah dan sering terjadi penolakan dikarenakan instlatur tersebut mendapat pekerjaan dari masyarakat atau developer bukan dari SPAM,” ucap Ibrahim.

“Dengan Perka ini, instalatur akan mendapat pekerjaan dari mitra penyelenggara SPAM dan apabila pekerjaannya tidak sesuai speksifikasi, dan tidak diperbaiki, tentu instalatur akan diberikan sanksi,” tambahnya.

Disebut, pemasangan jaringan dan infrastruktur pendukung SPAM dengan biaya Swadaya dilaksanakan oleh mitra penyelenggara SPAM. Instalatur dapat menjadi penyedia jasa pekerjaan yang ditetapkan berdasarkan ketentuan mitra penyelenggara SPAM.

Disisi lain, dalam Perka No 2 Tahun 2022 ini juga menyempurnakan ketentuan pelayanan khusus yaitu Hidran Umum, Master Meter dan Sambungan Langsung Khusus.

Kemudian ada penambahan pasal terkait Pelayanan SPAM kepada Masyarakat yang berdomisili pada lahan yang statusnya milik pihak lain.

Untuk Pelayanan sambungan langsung khusus, diatur tarif air minum sesuai dengan tarif yang berlaku dimulai dari tarif untuk golongan pelanggan rumah tangga. Kemudian, Pelayanan hidran umum dan master meter, tarifnya juga diatur oleh BP Batam (selama ini ditetapkan oleh pengelola Hidran Umum/Master Meter bersama masyarakat).

BACA JUGA:   Sahkan RUPTL PT PLN Batam 2023-2032,Pemerintah Dukung PT PLN Batam Tingkatkan Keandalan Sistem

“Semua permohonan pelayanan air minum dari pemohon akan diverifikasi apakah memenuhi syarat administratif dan hasil kajian teknis,” jelasnya.

Pada Perka terbaru, ada penggabungan isi Perka BP Batam Nomor 28 Tahun 2020 tentang pengadministrasian Pentarifan pada Direktorat BU Fasling terkait tarif air baku dan memisahkan isi Perka BP Batam Nomor 24 Tahun 2020 tentang SPAM terkait Tarif Air Minum dan Sambungan Baru.

Ibrahim membeberkan, perubahan dan selisih biaya sambungan berdasarkan Perka lama dan baru. Dimana, pada Perka tahun 2020, uang jaminan pelanggan Rp 150.000 dan usulan harga satuan tetap sama. Demikian dengan administrasi, biayanya tetap Rp 16.500.

Sementara untuk biaya paket WM (Water Meter, kenaikan disesuaikan dengan harga meter dari pabrik, yang diadakan dalam jumlah besar. Sementara untuk WM 1/2 inchi, apabila tidak adanya penyesuaian, maka selisih tersebut menjadi beban BP Batam.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *