NEWS VIDEO: Terminal Petikemas Batu Ampar Bidik Kapasitas 1,6 Juta TEUs, Siapkan Crane Megamax dan Green Port

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – PT Batam Terminal Petikemas (BTP) menargetkan peningkatan kapasitas terminal peti kemas hingga mencapai 1,6 juta TEUs per tahun dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun ke depan. Target tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan memperkuat posisi Batam sebagai pusat logistik dan pelabuhan transhipment internasional.

Direktur PT Batam Terminal Petikemas, Capt. Basori Alwi, mengatakan pengembangan kapasitas akan didukung dengan penambahan berbagai infrastruktur modern dan alat bongkar muat berteknologi tinggi.

“Ke depan kita akan mengembangkan lagi. Mudah-mudahan tiga atau empat tahun ke depan kita sudah memiliki Terminal Peti Kemas (TPK) yang berkapasitas 1,6 juta TEUs,” ujar Capt. Basori Alwi kepada awak media, Rabu (5/8/2026).

BACA JUGA:  NEWSVIDEO: Detik-Detik Bea Cukai Batam Bongkar Jaringan Narkotika, Enam Tersangka Ditangkap

Saat ini, terminal peti kemas yang dikelola PT BTP berdiri di atas lahan seluas 12 hektare dengan kapasitas terpasang mencapai 900 ribu TEUs per tahun. Operasional terminal didukung oleh lima unit Ship-to-Shore (STS) Quay Crane, 12 unit Rubber Tyred Gantry (RTG), serta 10 unit electric terminal tractor.

Untuk merealisasikan target peningkatan kapasitas, PT BTP akan mendatangkan unit STS Crane baru dengan spesifikasi panamax, yang memiliki kemampuan menangani kapal-kapal peti kemas berukuran sangat besar.

BACA JUGA:  Promosi Bikini Luxor Spa & Massage Tuai Sorotan, Disbudpar Batam Akan Panggil Pengelola

Tak hanya itu, perusahaan juga akan memperkuat fasilitas di lapangan penumpukan peti kemas (container yard) dengan menambah 20 unit RTG baru serta meningkatkan jumlah electric terminal tractor menjadi sekitar 30 hingga 35 unit.

Menurut Capt. Basori, penggunaan peralatan berbasis listrik merupakan bagian dari transformasi perusahaan menuju pelabuhan yang ramah lingkungan.

“Mimpi kita menjadi salah satu green port yang ada di Indonesia. Kita akan mengusahakan semuanya menggunakan energi listrik yang ada di sini,” tegasnya.

BACA JUGA:  Kapolresta Barelang Hadiri Kepri Bersholawat Jilid 3 Bersama Habib Syech, Ribuan Jamaah Padati Masjid Agung Raja Hamidah Batam

Meski terus melakukan modernisasi, PT BTP memastikan tetap memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam aktivitas operasional pelabuhan, khususnya pada penyediaan armada angkut pendukung.

“Kita tetap melibatkan teman-teman pengusaha lokal di Batam untuk alat angkut. Kita berkomitmen melibatkan local wisdom agar teman-teman tetap bisa beraktivitas di sini, dengan standar terminal yang sudah kita tetapkan,” pungkasnya. (Btm/ddr)

  • Bagikan