Hari Kedua Ramadhan, Gerai Vaksinasi Di Pusat Perbelanjaan Batam Dipadati Masyarakat

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi booster di kota Batam, Provinsi Kepri terus mengalami peningkatan.

Hal tersebut dibuktikan dengan ramainya kunjungan masyarakat untuk mendaftar vaksin pada gerai vaksinasi di wilayah Batam, termasuk diantaranya yang diselenggarakan massal di Grand Mall Batam dan Mall Botania 2.

Banner IDwebhost

Sesuai dengan data Dinas Kesehatan Kepri, hingga 3 April 2022, vaksinasi booster di Provinsi Kepri telah mencapai 30,47 persen atau 418.499 orang dari total sasaran sebanyak 1.373.372 orang.

BACA JUGA:   Gesa Terus Investasi di Batam, HM Rudi Bangun Tiga Mega Proyek Pendukung

Capaian vaksinasi booster di Batam adalah yang tertinggi dibandingkan daerah kabupaten/kota lainnya di Kepri, yakni sebanyak 37,38 persen atau 295.060 orang dari total sasaran sebanyak 789.451 orang masyarakat Batam.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Kabinda Kepri, Brigjen Pol. R. C. Gumay mengatakan meskipun bulan puasa, kegiatan vaksinasi Covid-19 tetap akan dilanjutkan demi membentuk kekebalan komunal dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

BACA JUGA:   Kepala BP Batam H. Muhammad Rudi Letakan Batu Pertama Pembangunan Pabrik Solder PT Solder Tin Andalan Indonesia

“Vaksinasi akan terus dilanjutkan agar masyarakat memiliki kekebalan tubuh dari penyebaran Covid-19, terlebih karena aktivitas masyarakat selama Ramadhan sudah berjalan normal dan telah diijinkan mudik Lebaran tahun ini,” jelasnya.

Salah satu peserta vaksinasi, Agung Prayongko mengucapkan terima kasih atas kegiatan vaksinasi yang tetap diselenggarakan selama Ramadhan sehingga masyarakat, baik yang menjalankan puasa maupun tidak berpuasa tetap bisa mendapat vaksin Covid-19.

BACA JUGA:   Kadisbudpar Kota Batam Ardiwinata, Ajak Komunitas Kembangkan Sport Tourism

“Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Bapak Kepala BIN yang tetap menyelenggarakan vaksinasi selama Ramadhan, alhamdulilah vaksinasi tidak mengganggu masyarakat yang menjalankan ibadah puasa dan juga memberi manfaat bagi masyarakat pada umumnya terutama non muslim sehingga tetap bisa mendapat vaksin,” ujarnya. ( BTM /r)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *