Grand Tour Batam Ditargetkan Jadi Ajang Kualifikasi UCI Gran Fondo World Series di Asia Tenggara

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – BP Batam mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Grand Tour Batam, ajang balap sepeda bertaraf internasional dengan standar Union Cycliste Internationale (UCI) yang ditargetkan menjadi salah satu agenda sport tourism di Kota Batam.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, memimpin rapat perencanaan pelaksanaan Grand Tour Batam di Marketing Centre BP Batam, Selasa (22/9/2026).

Rapat tersebut membahas rancangan pelaksanaan Grand Tour Batam sebagai perlombaan sepeda berskala internasional dengan standar UCI Gran Fondo World Series.

BACA JUGA:  Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan

Ariastuty mengatakan, penyelenggaraan Grand Tour Batam diharapkan dapat membawa Batam menjadi salah satu kota di Asia Tenggara yang menggelar ajang sepeda dengan kualifikasi internasional tersebut.

“Grand Tour Batam adalah ajang sepeda bertaraf internasional dengan kualifikasi Union Cycliste Internationale (UCI). Kita harapkan akan mampu membawa Batam menjadi satu-satunya kota di Asia Tenggara yang mengadakan event ini, sehingga membawa dampak bagi sport tourism khususnya dan perekonomian Batam secara umumnya,” ujar Ariastuty.

BACA JUGA:  Groundbreaking Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Amsakar Achmad : Kita Tak Boleh Terlambat Mendesain Pendidikan Untuk Anak Bangsa

Grand Tour Batam diproyeksikan menjadi ajang kualifikasi UCI Gran Fondo World Series di Asia Tenggara. Kegiatan tersebut ditargetkan berlangsung pada 26-27 November 2027.

Rangkaian perlombaan direncanakan memiliki titik start dan finish di Dataran Engku Putri. Peserta nantinya akan melintasi sejumlah ikon dan kawasan strategis di Kota Batam.

Adapun kategori yang direncanakan dalam Grand Tour Batam terdiri dari jarak 70 kilometer, 100 kilometer, dan 150 kilometer.

Selain menjadi ajang olahraga, penyelenggaraan event internasional tersebut diharapkan turut memperkuat posisi Batam sebagai destinasi sport tourism serta memberikan dampak terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

BACA JUGA:  BP Batam dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Layanan Energi Penerbangan Bandara Internasional Hang Nadim

Dalam rapat tersebut turut hadir jajaran Polda Kepri, perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Batam, Indonesia Cycling Federation (ICF), serta sejumlah pihak terkait.

Pembahasan dilakukan untuk mematangkan berbagai aspek persiapan, termasuk konsep perlombaan dan dukungan lintas instansi agar pelaksanaan Grand Tour Batam dapat berjalan sesuai standar internasional. (Btm/ddr)

  • Bagikan