BTM.CO.ID, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengumumkan penutupan sementara Jalan Yos Sudarso tepat di atas Terowongan Pelita mulai 23 Mei hingga 30 Mei 2026.
Penutupan dilakukan secara setengah lajur untuk mendukung pekerjaan perbaikan jalan di kawasan tersebut. Selama proses pengerjaan berlangsung, pengguna jalan diminta berhati-hati serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang di lokasi.
BP Batam juga mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dan memilih jalur alternatif apabila terjadi kepadatan kendaraan di sekitar area perbaikan.
Perbaikan jalan ini dilakukan guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di salah satu jalur utama Kota Batam tersebut.
Sebelumnya, BP Batam terus mengakselerasi penanganan infrastruktur dengan merespons cepat keluhan warga terkait kondisi jalan rusak. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah ruas Jalan Yos Sudarso tepat di atas Underpass Pelita atau Terowongan Pelita.
Direktur Pembangunan Infrastruktur BP Batam, Wulung Dahana, mengatakan proses perbaikan jalan dimulai pada Sabtu (23/5/2026) dan ditargetkan selesai dalam waktu satu minggu.
“Untuk saat ini, BP Batam sedang dalam proses persiapan peralatan pekerjaan. Dan malam ini akan langsung dimobilisasi ke lokasi,” ujar Wulung saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026) sore.
Ia menjelaskan, selama proses perbaikan berlangsung Jalan Yos Sudarso tetap dibuka, namun hanya menggunakan satu lajur. Kebijakan tersebut dilakukan setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian mengingat tingginya mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.
“Untuk pengerjaannya akan dimulai dengan pengerjaan beton rigid. Fokus utama kami adalah bagaimana menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kota Batam,” jelasnya.
Wulung menambahkan, di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, pola kerja yang diterapkan saat ini mengedepankan kecepatan respons terhadap laporan masyarakat.
“Setiap laporan harus menjadi prioritas dan tidak dibiarkan terlalu lama. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses perbaikan berlangsung dan berharap masyarakat dapat bekerja sama agar pengerjaan selesai tepat waktu,” tutupnya. (Btm/r)
