BTM.CO.ID, BATAM – Warga kawasan kavling Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, menggelar aksi demonstrasi di depan pintu gerbang masuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa, Senin (5/10/2026) pagi.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes warga terhadap persoalan pasokan air yang disebut telah mati total selama sekitar satu bulan.
Warga mulai berkumpul dan menggelar aksi sekitar pukul 06.30 WIB. Mereka menyampaikan keluhan terkait sulitnya mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami demo karena air satu bulan tidak mengalir, mati total,” ujar salah seorang warga saat aksi.
Menurut warga, PT Air Batam Hilir (ABH) memang telah menyalurkan bantuan air menggunakan mobil tangki. Namun, jumlah air yang diterima warga dinilai belum mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat.
“Ada dari pihak ABH memberikan tangki air, tapi tidak mencukupi. Ada yang kebagian, ada yang tidak,” keluh warga.
Dalam aksi tersebut, perwakilan ABH juga hadir menemui warga. Pertemuan tersebut dilakukan untuk mendengarkan langsung keluhan masyarakat sekaligus membahas langkah penanganan persoalan pasokan air.
Warga menyebut masih menunggu kehadiran pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan dan solusi atas persoalan tersebut.
“Kami tunggu jam 10, atasan terkait datang menghadiri demo di KEK Nongsa,” kata warga.
Aksi protes tersebut juga disiarkan secara langsung oleh warga melalui media sosial TikTok.
