Mengenal Kapal Tanker MT Federal II yang Terbakar di Galangan Kapal PT ASL Shipyard Batam

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Kapal tanker MT Federal II menjadi sorotan publik setelah insiden kebakaran hebat yang terjadi di galangan kapal PT ASL Shipyard Indonesia, kawasan Tanjung Uncang, Kota Batam rabu (15/10/2025) sekitar pukul 04.20 WIB.

Kapal ini merupakan salah satu kapal besar yang telah beroperasi cukup lama di industri pelayaran internasional.

Berdasarkan data diterima tim litbang btm.co.id, MT Federal II merupakan kapal tanker dengan berat kotor (Gross Tonnage) mencapai 52.505 GT dan memiliki panjang keseluruhan 232,04 meter. Kapal ini dibangun pada tahun 1990, menandakan usianya telah mencapai lebih dari tiga dekade.

Dengan ukuran dan kapasitas besar, kapal ini umumnya digunakan untuk mengangkut muatan cair seperti minyak mentah atau produk turunannya.

Sebelum mengalami perbaikan di Batam, Federal II diketahui sempat beroperasi di berbagai rute internasional.

Saat ini, penyelidikan masih berlangsung dan belum ada tersangka yang ditetapkan. Tim gabungan dari Ditreskrimum, Inafis, Labfor Polda Kepri dan Satreskrim Polresta Barelang telah diterjunkan untuk melakukan investigasi menyeluruh, termasuk terhadap manajemen PT ASL Marine Shipyard, subkontraktor, serta petugas keselamatan kerja (safety officer) yang berada di lokasi.

Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H.,menyampaikan rasa duka cita mendalam dan menegaskan bahwa Polda Kepri akan mengusut kasus ini secara profesional dan transparan.

“Kami akan menelusuri penyebab pasti kebakaran ini melalui olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi. Apabila ditemukan adanya unsur kelalaian yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, maka akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” Ujar Kapolda Kepri kepada wartawan rabu (15/10/2025).

Penyidik juga tengah menelusuri dokumen administrasi tenaga kerja, kontrak kerja subkontraktor, dan penerapan prosedur K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di perusahaan tersebut.

Update terkini rabu 15 Oktober 2025 pukul 17.45 WIB dikabarkan total korban sementara 31 orang, 12 orang dinyatakan meninggal dunia. (Btm/tim/DDR)

  • Bagikan
Exit mobile version