Ariastuty Sirait Tanggapi Cepat Keluhan Warga Soal Air Mati 24 Jam di Sagulung

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, bergerak cepat menanggapi keluhan warga terkait matinya pasokan air bersih selama lebih dari 24 jam di wilayah Sagulung, Kota Batam, Sabtu (11/10/2025) pagi.

Ariastuty menjelaskan, pihaknya bersama Air Batam Hilir (ABH) segera melakukan pengecekan lanjutan di lapangan untuk memastikan proses normalisasi aliran air ke rumah-rumah warga berjalan lancar.

“Memang masih menunggu normalisasi air, saya akan cek lagi dengan ABH,” ujar Ariastuty Sirait saat dikonfirmasi.

Ia juga menegaskan bahwa BP Batam dan Air Batam Hilir telah menyiapkan mobil tangki air bersih untuk membantu warga yang terdampak. Penyaluran air tangki ini dapat dikoordinasikan melalui Ketua RT/RW atau kelurahan setempat.

“Kalau warga membutuhkan truk tangki air, tolong diinformasikan agar kami bisa segera kirim,” tambahnya.

Sebelumnya, warga di sejumlah perumahan wilayah Sagulung mengeluhkan air mati total sejak Jumat (10/10/2025) malam. Hingga Sabtu (11/10/2025) pukul 23.00 WIB, pasokan air belum juga mengalir ke rumah-rumah warga, artinya sudah lebih dari 24 jam tanpa suplai air bersih.

Gangguan tersebut disebabkan oleh pekerjaan perbaikan kebocoran pipa berdiameter DN 800 mm di depan Top 100 Tembesi, yang dilakukan oleh Air Batam Hilir (Moya Batam).

Dalam keterangan resmi di akun Instagram @airbatamhilir, pihak perusahaan menyebutkan bahwa selama proses perbaikan, suplai air minum pelanggan mengalami gangguan berupa tekanan kecil hingga terhenti sementara.

Wilayah terdampak mencakup Tembesi, Barelang, Sentosa Perdana (SP), Taman Lestari, Aviari, Puskopkar, Kavling Baru, Sei Lekop, dan sekitarnya.

Pada Jumat (10/10/2025) pukul 12.00 WIB, Air Batam Hilir mengumumkan bahwa perbaikan pipa telah selesai dilakukan. Namun, hingga Sabtu dini hari (11/10/2025), warga masih melaporkan air belum kembali mengalir.

“Proses normalisasi suplai air minum pelanggan membutuhkan waktu beberapa saat dan akan dilakukan secara bertahap hingga aliran kembali normal,” tulis Air Batam Hilir dalam unggahan resminya.

Pihak Air Batam Hilir menambahkan bahwa mobil tangki air minum telah disiagakan untuk pelanggan yang mengalami gangguan lebih dari 1×24 jam. Warga dapat mengajukan permintaan suplai melalui RT/RW atau kelurahan, serta melapor melalui saluran resmi pelanggan Air Batam Hilir. (BTM/ddr)

  • Bagikan
Exit mobile version