BTM.CO.ID, BATAM – Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menjadi salah satu figur yang mendapat perhatian publik setelah pemadaman listrik meluas di Batam pada Senin (12/10/2026).
Di tengah sorotan masyarakat terhadap keandalan pasokan listrik, Kwin Fo menegaskan dirinya memilih fokus menjalankan tugas untuk meningkatkan pelayanan PT PLN Batam kepada masyarakat.
Pria yang memiliki latar belakang pendidikan teknik elektro ini mengaku tidak aktif bermain media sosial. Karena itu, berbagai polemik yang berkembang di platform digital tidak memengaruhi fokusnya dalam bekerja.
“Saya tidak bermain medsos, jadi polemik di media sosial tidak berpengaruh bagi saya. Saya fokus bekerja demi PLN lebih baik lagi,” ujarnya.
Lulusan Teknik Elektro Universitas Trisakti
Kwin Fo merupakan lulusan SMA Yos Sudarso Batam, yang saat itu berlokasi di kawasan yang kini dikenal sebagai Tamrin City.
Setelah menamatkan pendidikan menengah, ia melanjutkan studi ke Universitas Trisakti, Jakarta, dengan mengambil jurusan Teknik Elektro.
Bekal pendidikan tersebut menjadi salah satu fondasi dalam perjalanan kariernya di bidang kelistrikan dan usaha yang berkaitan dengan elektronik.
Setelah lulus kuliah, Kwin Fo memulai perjalanan profesionalnya di perusahaan kontraktor listrik.
Ia kemudian merintis karier sebagai Operation Manager di PT Aneka Teknik Elektrindo, Batam, pada periode 1998–1999.
Selain berkarier di sektor kelistrikan, Kwin Fo juga mengembangkan usaha di Kota Batam yang berkaitan dengan bidang elektronik. Usaha tersebut diketahui berada di kawasan industri Batamindo.
Menjadi Komisaris hingga Direktur Utama PLN Batam
Perjalanan karier Kwin Fo berlanjut ke lingkungan PT PLN Batam.
Pada 2024, ia menjabat sebagai Komisaris PT PLN Batam. Setahun kemudian, pada 2025, ia diangkat menjadi Direktur Utama PT PLN Batam dan menjabat hingga saat ini.
Sebagai pimpinan perusahaan penyedia tenaga listrik, Kwin Fo menghadapi tantangan untuk menjaga keandalan pasokan listrik seiring pertumbuhan kebutuhan energi di Batam.
Pemadaman listrik meluas yang terjadi pada 12 Oktober 2026 menjadi salah satu peristiwa yang menempatkan kinerja perusahaan dalam sorotan masyarakat.
Kondisi tersebut turut meningkatkan perhatian terhadap upaya PLN Batam dalam memperbaiki sistem kelistrikan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Kwin Fo menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah menjalankan pekerjaan agar PLN Batam menjadi lebih baik ke depannya.
Harta Kekayaan Rp8,7 Miliar
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2025 yang disebutkan dalam informasi profilnya, Kwin Fo tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp8.707.131.136 atau sekitar Rp8,7 miliar.
Angka tersebut merupakan nilai harta kekayaan yang dilaporkan melalui LHKPN. Rincian aset dan kewajiban perlu merujuk pada dokumen resmi pelaporan yang bersangkutan.
Adik Kandung Li Claudia Chandra
Di luar perjalanan kariernya, Kwin Fo juga dikenal memiliki hubungan keluarga dengan Li Claudia Chandra.
BACA JUGA : Profil Lengkap Li Claudia Chandra Wakil Walikota Batam dan Wakil Kepala BP Batam
Kwin Fo diketahui merupakan adik kandung Li Claudia Chandra, politisi Partai Gerindra yang saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam.
Dengan latar belakang pendidikan teknik elektro, pengalaman di sektor usaha elektronik, serta perjalanan karier hingga menduduki posisi Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo kini menghadapi tantangan untuk meningkatkan keandalan listrik dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan perusahaan.
Di tengah sorotan publik, ia menegaskan pilihannya untuk tetap fokus bekerja demi perbaikan PLN Batam. (BTM/DDR)





