Video Promosi Spa di Batam Viral, Penampilan Terapis Berbikini Picu Sorotan

  • Bagikan

BTM.CO.ID, BATAM – Konten promosi sebuah tempat spa di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Batam menuai sorotan publik. Video promosi yang beredar di media sosial menampilkan sejumlah terapis perempuan mengenakan pakaian minim saat menyambut tamu, sehingga memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Dalam konten video tersebut yang diunggah di sosial media instagram dan Tiktok ini, terlihat para terapis terlihat mengenakan bikini yang dipadukan dengan kain tipis sambil berpose untuk mempromosikan layanan spa.

Tayangan itu dinilai lebih menonjolkan penampilan fisik dibandingkan layanan relaksasi dan perawatan tubuh yang ditawarkan.

BACA JUGA:  NEWS VIDEO: Detik-detik Mobil Mewah Seruduk Pasar Tos 300 Batam, Pedagang Minta Sopir Dites Urine

Padahal, secara umum layanan spa dikenal sebagai bentuk perawatan kesehatan dan relaksasi yang bertujuan membantu pelanggan mengurangi stres, memulihkan kebugaran, serta meningkatkan kenyamanan tubuh.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang tokoh masyarakat Kota Batam menilai konsep promosi tersebut berpotensi memberikan citra yang kurang baik bagi Batam sebagai kota yang mengusung nilai-nilai Bandar Dunia Madani.

BACA JUGA:  Polsek Bengkong Ungkap Kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan Viral di Bengkong, Ternyata Begini Kronologinya

“Jika tempat spa tersebut memang telah memiliki izin usaha, sebaiknya tetap mengedepankan etika dalam melakukan promosi. Jangan sampai materi promosi yang ditampilkan justru menimbulkan kesan yang dapat merusak citra Kota Batam,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para pelaku usaha agar tetap menjunjung tinggi etika bisnis dalam memasarkan produknya.

BACA JUGA:  Paspor Simpatik Imigrasi Batam Diserbu Warga, Layanan Akhir Pekan Permudah Pengurusan E-Paspor

“Berbisnislah dengan mengedepankan etika dan ikut menjaga harkat serta martabat Kota Batam,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak pengelola spa terkait konten promosi yang menjadi sorotan tersebut. Namun, belum ada tanggapan resmi yang diberikan. (***)

  • Bagikan